SITUS INI BERISI DIREKTORY PROPERTY WILAYAH KOTAJOGJA : WILAYAH KOTA MANDIRI YANG GIAT BERBENAH DENGAN TATA KELOLA WILAYAH YANG BAIK DAN SISTEMATIS. KOTAJOGJA MEMBUKA DIRI SEBAGAI CENTER UNTUK HUNIAN,PARIWISATA DAN INVESTASI. Phone. 0274-8203124 / Hp.082134975048 ; Email. kotajogjaproperty@yahoo.co.id
1 SYAWAL 1434H
Senin, 24 Oktober 2011
Beli Kavling di Kotayogyakarta
Gudang Murah di Kota Yogyakarta
Selasa, 18 Oktober 2011
Berita Jogja : Tanah SG dan PAG
Tegaskan Tanah SG Milik Ahli Waris, Bukan Lembaga
JOGJA Saturday, 15 October 2011, RADARJOGJA- Keinginan Badan Pertanahan Nasional (BPN) mengukur keluasan tanah Sultan Ground (SG) dan Pakualaman Ground (PAG) terus dipersoalkan. Setelah ditolak Gubernur DIJ Hamengku Buwono X karena dikhawatirkan hanya akan mengulur waktu pengesahan RUUK menjadi UUK DIJ, sikap kritis menyikapi itu juga disampaikan Yayasan Trah Hamengku Buwono (HB) VII.
Yayasan yang menaungi ahli waris keturunan HB VII itu menganggap bahwa pengukuran tanah SG itu tidak dibutuhkan. Berbeda dengan argumentasi HB X, Yayasan HB VII berpendapat tanah SG tidak perlu diukur karena bukan milik lembaga keraton.
“Pemilik tanah SG adalah ahli waris keturunan HB VII,” ujar Wakil Ketua Yayasan HB VII RM Triyanto Prastowo kemarin (14/10).
Triyanto pun bercerita tentang landasan hukum yang menyatakan tanah SG merupakan tanah pribadi milik HB VII. Itu tertuang dalam Rijkblaad No 16 Tahun 1918 yang dikeluarkan di masa kepemimpinan HB VII.
Berdasarkan undang-undang Kasultanan Jogja itu, tanah SG merupakan tanah milik pribadi HB VII. “Tidak pernah ada yang menyebutkan menjadi milik lembaga keraton,” katanya. Demikian pula dengan tanah PAG diatur dalam Rijkblaad No 18 Tahun 1918.
Karena itu, Triyanto yang terhitung masih cucu canggah HB VII itu mengatakan, menjadi pertanyaan bila kemudian tanah-tanah SG itu hendak diklaim milik keraton dan masuk dalam UU Keistimewaan DIJ.
“Pertanyaannya, apa dasar hukumnya,” gugat keponakan KRAy Hastungkoro, istri ketiga HB IX atau ibunda GBPH Prabukusumo ini.
Pria yang mengajukan pensiun dini dari dinas Polri itu menambahkan, tanah SG dan PAG telah diserobot secara sepihak oleh Pemprov DIJ. Penyerobotan itu dilakukan dengan terbitnya Perda No 5 Tahun 1954. Dalam perda tersebut menyatakan bahwa tanah SG dan PAG telah dinyatakan sebagai tanah milik pemprov.
Aksi penyerobotan itu, imbuh Triyanto, terus berlanjut hingga sekarang. Bahkan sejak beberapa tahun silam, Biro Tata Pemerintahan Setprov DIJ selalu melalukan program pengukuran tanah-tanah SG dan PAG. “Kenapa sekarang mau diukur lagi. Kemana hasil pengukuran Biro Tata Pemerintahan itu?,” tanyanya.
Menyikapi itu, Yayasan Trah HB VII tak ingin tinggal diam. Triyanto bersama pengurus yayasan lainnya segera mengajukan upaya hukum. Ia juga mengungkapkan, selain masih keturunan HB VII, dirinya juga punya garis darah dari HB II. Dari garis ayahnya merupakan keturunan Pangeran Mangkudiningrat, putra HB III.
HB II merupakan satu-satunya raja yang namanya disebutkan dalam Perjanjian Giyanti sebagai pewaris atas tahta Keraton Jogja pasca HB I. Perjanjian Giyanti membagi Kerajaan Mataram menjadi dua, Surakarta dan Jogjakarta.
“Jadi, ada dua darah raja yang mengalir ke saya yakni HB II dan HB VII,” ucap pria yang tinggal di daerah Magangan Keraton Jogja ini.
Dalam kesempatan itu, Triyanto juga mengaku telah mendapatkan kuasa untuk menelusuri tanah-tanah PAG dari putra PA VIII KPH Anglingkusumo. Tanah PAG yang akan diteliti itu antara lain yang berada di pesisir Pantai Selatan Kulonprogo yang sekarang menjadi sengketa karena menjadi lahan penambangan pasir besi.
Di sisi lain, perlu tidaknya keluasan tanah Sultan Ground (SG) dan Pakualaman Ground (PAG) diukur sebelum masuk dalam UU Keistimewaan DIJ terus menjadi perdebatan.
Direktur Pusat Konsultasi Bantuan Hukum (PKBH) Universitas Ahmad Dahlan Heniy Astiyanto SH menilai yang dibutuhkan dalam pengaturan soal SG dan PAG adalah norma yang dituangkan dalam UU Keistimewaan DIJ.
“Lebih penting masalah norma. Bukan soal ukuran atau keluasan tanah,” ujar Heniy.
Menurut Heniy, soal ukuran atau detil keluasan SG dan PAG tidak harus dituangkan dalam UU Keistimewaan DIJ. Masalah itu cukup diatur lebih lanjut dalam peraturan pelaksana. Misalnya dalam peraturan pemerintah atau peraturan presiden. “Akan lebih simpel,” terangnya.
Lebih jauh dikatakan, keberadaan UU Keistimewaan DIJ akan lebih baik bila mengatur tentang kepastian hukum atas pemanfaatan tanah SG dan PAG yang selama ini dilakukan oleh masyarakat.
Pengelolaan tanah SG dan PAG oleh masyarakat itu perlu ada payung hukum yang jelas. Saat ini, lanjut Heniy, banyak warga masyarakat yang menguasai dan mengelola tanah SG dan PAG namun tidak memiliki alas hukum yang jelas. “Hak kelola oleh masyarakat itu juga saatnya diatur,” harapnya.
Heniy juga menyoal adanya tanah-tanah SG dan PAG yang telantar karena belum banyak dimanfaatkan. Tanah yang telantar itu juga harus diatur agar tidak menimbulkan masalah di belakang hari. (kus)
Selasa, 21 Juni 2011
BERITA PROPERTY
SINGAPURA: Pertumbuhan pasar properti nasional diperkirakan mencapai rata-rata 10%-20% per tahun dan semakin positif pada 2012 menyusul proyeksi perbaikan kondisi perekonomian.
Namun, Presiden Direktur PT Bakrieland Development Tbk Hiramsyah S. Thaib mengatakan investasi asing masih minim di Indonesia karena investor belum mengetahui besarnya potensi yang ada.
"Yang paling berpotensi untuk menarik bagi investor asing saat ini superblok karena pengembangannya bisa lebih cepat dan juga lebih mudah dijual," ujar Hiramsyah usai mempresentasekan potensi properti Indonesia dalam Real Estate Investment World ke 10 di Singapura hari ini.
Padahal, lanjut dia, kebutuhan akan ketersediaannya sangat mendesak mengingat tingkat kemacetan di Jakarta sangat tinggi sehingga perlu diterapkan strategi untuk mengurai kemacetan tersebut dengan konsep kawasan superblok itu.
"Kami harap akan makin banyak investor asing yang masuk untuk menggarap proyek superblok ini kedepannya," tambahnya.
Bagus Adikusumo, Direktur PT Colliers Internasional, salah satu konsultan properti nasional, mengatakan saat ini kecenderungan pengembangan bisnis properti oleh investor secara internasional memang mengarah pada pengembangan kawasan superblok.
Alasannya, katanya, sistem pembangunan bisa dikerjasamakan antar beberapa investor, juga karena akan ada penghematan dalam biaya pembelian lahan.
"Karena umumnya di negara manapun harga tanah akan lebih murah jika dibeli dalam luasan yang lebih besar, ini tentu menguntungkan investor," ujar Bagus hari ini.
Di Indonesia sendiri, katanya, potensi dikembangkannya superblok masih sangat besar bukan hanya di Jakarta, tetapi juga dikota-kota besar lainnya seperti Bandung, Medan dan Surabaya. (arh)
Selasa, 17 Mei 2011
LIHAT JOGJA ...........
Yogyakarta, Kota Dengan Tata Letak Terbaik Di Dunia
| |
| |
Betapa tidak, bila kita lihat tata letak jogja yang dibangun dari arah selatan yaitu panggung krapyak kearah utara sampai dengan tugu sangatlah tertata sekali serta mengandung banyak falsafah; padahal blueprint tata letak kota tersebut dibuat pada zaman dimana dinegara kita belum semaju saat ini.
Bagi anda yang belum mengetahui dimana letak kehebatan tata kota jogja, inilah detail urutan bangunan beserta falsafahnya :

1.Krapyak adalah gambaran asal roh-roh. Di sebelah utaranya terletak kampong Mijen, berasal dari perkataan Wiji (benih), jalan lurus ke utara, dikanan kiri dihiasi pohon Asem dan Tanjung, menggambarkan kehidupan sang anak yang lurus, bebas dari rasa sedih dan cemas, rupanya nengsemake serta di sanjung-sanjung (tanjung) selalu.

2.Plengkung Nirbaya ( Plengkung Gading ), Plengkung ini menggambarkan periode sang anak menginjak dari masa kanak-kanak ke masa pra puber. Dimana sifatnya masih nengsemake ( pohon asem) dan suka menghias diri (nata sinom). Sinom merupakan daun asem yang masih muda.


4.Sitihinggil, arti harafiahnya tanah yang ditinggikan. Disini terdapat sebuah tratag atau tempat istirahat beratap anyaman bambu. Kanan kiri tumbuh pohon gayam dengan daun-daunnya yang rindang serta bunga-bunganya harum wangi. Siapa saja yang berteduh dibawah tratag ini akan merasa aman, tenteram senang dan bahagia. Menggambarkan rasa pemuda-pemudi yang sedang di rindu asmara. Konsep lain dengan esensi sama disampaikan bahwa Sitihinggil terdapat dua bangunan untuk penjagaan abdi dalem Gandheng=penghubung=penggandeng. Nama depan hamba (abdi) ini adalah Duto dan Jiwo, dengan maksud andudut Jiwa = Jiwanya ditarik bersamaan antara laki-laki dan perempuan menyalakan api percintaan.
5.Halaman kemandungan, menggambarkan benih dalam kandungan sang ibu.
6.Regol Gadung mlati sampai kemagangan merupakan jalan yang sempit kemudian melebar dan terang benderang. Suatu gambaran Anatomis kelahiran sang bayi. Disekeliling bangunan Siti Inggil (Sasana Inggil) ini terdapat jalan yang menuju ke halaaman Kemagangan. Jalan di kiri kanan ini disebut Pamengkang. Pamengkang berasal dari Mekangkang, posisi kaki yang berjauhan satu sama lain. Posisi ini menunjukkan keadaan seorang ibu yang akan melahirkan . disini bayi kemudian magang (kemagangan) menjadi calon manusia yang sesungguhnya.
7.Bangsal Mangun-Tur-Tangkil, sebuah bangsal kecil yang terletak di tratag Sitihinggil. Jadi sebuah bangsal di dalam bangsal yang mempunyai arti bahwa di dalam badan kita (wadag) ada roh atau jiwa. Manguntur Tangkil berarti tempat yang tinggi untuk anangkil, yaitu menghadap Tuhan Yang Maha Kuasa dengan cara mengeheningkan cipta atau bersemedi. Di belakang bangsal ini terdapat sebuah bangsal lagi yang disebut bangsal Witono, yang mengandung arti wiwit ono (mulailah), merupakan awal kegiatan spiritual manusia mendekatkan diri dengan Tuhan.
8.Tarub Hagung, merupakan bangunan 4 tiang dari pilar yang mempunyai bentuk empat persegi. Arfti bangunan ini adalah : siapa yang gemar semedi sujud kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, berada selalu dalam keagungan.
9.Pagelaran, yang berasal dari kata Pagel = pagol = pager = batas dan aran =nama. Dimana habislah perbedaan manusia baik laki-laki maupun perempuan, terutama di hadapan Tuhan. Sehingga semua kalangan di dalam kraton menggunakan bahasa sama yaitu kramma inggil yang dirubah, yang disebut bahasa bagongan.
10.Alun-alun utara (lor) menggambarkan suasana nglangut, suasana sepi, suasana hati kita dalam samadi. Pohon beringin di tengah alun-alun menggambarkan suasana seakan-akan kita terpisah dari diri sendiri. Mikrokosmos bersatu dalam makrokosmos. Simpang empat sebelah utara menunjukkan godaan dalam semedi. Apakah kita jalan lurus (Siratal Mustaqim) atau menyimpang kekanan-kekiri.

11.Pasar Beringharjo, pusat godaan setelah kita mengambil jalan lurus berupa godaan akan wanita cantik, makanan yang lezat serta barang-barang mewah.

12.Kepatihan, lambing godaan akan kedudukan atau kepangkatan.

MAU FUTSAL SEBAGAI INVESTASI ?.....
Daftar Lapangan Futsal Jogja
Akhir-akhir ini banyak sekali lapangan futsal yang tumbuh dengan subur di kota Jogja ini, dengan harga yang bervariasi yg ditawarkan yaitu mulai dari 50rb – 150rb kita dapat maen sepuasnya walopun tendangan sekeras apapun atau setinggi apapun gak bakalan nyangkut dipohon apalagi mecahin genteng tetangga , karena lapangan futsal ini telah ditutup dan dikelilingi oleh jaring2 yang kuat .
Untuk rumput yg digunakan adalah rumput sintetis yg sangat nyaman bwt lari2 apalagi bwt jatuh2an sampe berguling-guling atau tidur2an . tapi jangan pernah mencoba bwt
Fasilitas yg ditawarkan biasanya cukup lengkap seperti ruang tunggu nyawan ,kamar mandi yg tidak pesing, hotspot area, café ,LCD buat nonbar ,parkir yg luas ,dan lampu penerangan yg mendukung ( *biasanya lapangan futsal yg kayak gini ni kurang bersahabat dengan ekosistem dalam dompet saya )
walopun begitu ,sudah lumayanlah itung2 bwt olahraga nyari keringat dan ngilangin pikiran ngeres yg ada dikepala gw, daripada ayam tetangga yg jadi korban wakakaka…..
Tentunya dengan kenyamanan dan fasilitas yg lengkap ini ,futsal manjadi alternative bagi para pacinta kadal Ehh… futsal ,apalagi banyaknya sekolah2, asrama2, kost2an dll yg banyak dikota ini maka futsal menjadi lahan bisnis yg menguntungkan.
Jumat, 13 Mei 2011
RUMAH INVESTASI
DIJUAL RUMAH TERNAK BURUNG SRITI JL. BANTUL
RUMAH TERNAK BURUNG SRITI JL. BANTUL
(RLA.01.09.10) Mlati
Spect.
- Hadap : barat jalan bantul
- Bangunan 2 lantai Luas tanah : 365 m2; Lebar Depan 7 x 30 m2
- Sertifikat : Hak Milik Pekarangan (SHMP)
- Cocok untuk beternak sriti dan calon brung walet
DIJUAL TANAH HOTEL DIJANTUNG Malioboro
(RLA.02.09.10) Barat Hotel Mulia Purosani
Spect.
- Hadap : Utara, jalan masuk 9 m
- Luas tanah : 60 x 70 m2
- Sertifikat : Hak Guna Bangunan
- Cocok untuk hotel dan centra kerajinan (handycraf)
Informasi hubungi Ina Reality 0274-8203124
atau 0274 - 7019049
